Desa Kedunglosari yang terletak di Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur,
bermula dari wilayah kecil yang berkembang menjadi lima dusun : Cangkring, Dungmangu, Juwet, Losari, dan Penjor. Desa ini didirikan oleh Lurah Ijo (awal mula tidak diketahui) dan kepemimpinannya dilanjutkan oleh Mbah Bau Sandung (hingga 1938) serta Suparto Dihardjo (1938–1970).
Poin Penting Sejarah Desa Kedunglosari (Tembelang, Jombang) :
- Pemerintahan Awal : Lurah pertama yang tercatat adalah Lurah Ijo, diikuti oleh Mbah Bau Sandung yang menjabat hingga tahun 1938.
- Perkembangan Dusun: Desa ini merupakan gabungan dari lima dusun, yaitu Dusun Cangkring, Dusun Dungmangu, Dusun Juwet, Dusun Losari, dan Dusun Penjor.
- Urutan Kepemimpinan (Lurah/Kepala Desa) :
- Lurah Ijo
- Mbah Bau Sandung (berakhir 1938)
- Suparto Dihardjo (1938–1970)
- Wir Gelar (1970–1980)
- Saman Hudi BA (1981–1989)
- Mufid Muhaimin (1989–1999)
- Kandi (1999–2007)
- Sungkono (2007–2013)
- Mohammad Hani, S.H. (2019-2027)
- Kondisi Saat Ini : Kedunglosari berkembang menjadi wilayah pemukiman yang aktif di Tembelang, Jombang.
- Kehidupan Masyarkat : Agamis: Masyarakat Kedunglosari dikenal sangat memegang teguh tradisi keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun.
- Pertanian : Sejak zaman dahulu hingga sekarang, sektor pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama warga karena kondisi tanahnya yang subur dan ketersediaan air yang cukup dari aliran sungai di sekitarnya.